Arsip Kategori ‘Pojok Edukasia’ :
KESADARAN KRITIS DAN BUDAYA AKADEMIK
PENGANTAR
Merujuk pada redaksi UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas Bab VI bagian ke empat pasal 19 bahwasanya mahasiswa itu sebenarnya hanya sebutan akademis untuk siswa/ murid yang telah sampai pada jenjang pendidikan tertentu dalam masa pembelajarannya. Sedangkan secara harfiah, mahasiswa” terdiri dari dua kata, yaitu Maha yang berarti tinggi dan Siswa yang berarti subyek pembelajar sebagaimana pendapat Bobbi de porter, jadi kaidah etimologis menjelaskan pengertian mahasiswa sebagai pelajar yang tinggi atau seseorang yang belajar di perguruan tinggi/ universitas.
Namun jika kita memaknai...
Sultanate of Banten
Before 526 AD, Banten was not situated on the coast, but about ten kilometers inland in the Cibanten River, in the area which is today occupied by the southern suburbs of the town of Serang. Known as Banten Girang, meaning “Banten-up-the-river it owed its name to its geographical position.[1]
In fact, an ulema known today as Sunan Gunung Jati settled in Banten Girang, with the intention of spreading the world of Islam in this still pagan town. Although at first well received by Sunda authorities, he nevertheless asked Demak sultanate to send troops to capture the town when he judged the time...
Masyarakat Adat
Baca Selengkapnya »







